Busana

Beranda » Busana


  • Bandingkan Produk (0)
  • Urut Berdasarkan:
  • Tampil:
  • DaftarKotak
Udeng Prada Anak
Udeng Prada Anak
Udeng / Destar Prada setengah jadi ini maksudnya dapat diikatkan pada kepala sesuai ukuran kepala. D..
Rp. 12.500
Kain Motif Songket
Kain Motif Songket
Kain Bali dengan motif/corak Songket ini adalah salah satu design ala songket yang dicetak/print (Bu..
Rp. 50.000
Songket Emas + Selendang
Songket Emas + Selendang
Setelan Kain dengan corak & motif Songket Bali untuk Bawahan + Selendang dihiasi dengan benang-b..
Rp. 80.000
Saput Catur Bali
Saput Catur Bali
Sesaput / Kampuh Bali dengan motif kotak-kotak seperti catur adalah salah satu jenis bawahan /sesapu..
Rp. 65.000
Kain Etnik Bali
Kain Etnik Bali
Kain Bali dengan motif/corak khas etnik budaya daerah bali ini adalah salah satu design ala songket ..
Rp. 50.000
Saput Ukiran Bali
Saput Ukiran Bali
Saput / kampuh Bali ini dengan motif ukiran-ukiran bali cocok untuk kundangan maupun untuk menghadir..
Rp. 65.000
Set Kebaya Anak Size S
Set Kebaya Anak Size S
Setelan Pakaian Kebaya / Pakaian anak adat Bali  dengan warna pilihan warna baju hijau dan mera..
Selendang Kebaya Anak
Selendang Kebaya Anak
Selendang Anak yang biasa dipakai saat mengenakan pakaian kebaya bali, tersedia berbagai pilihan war..
Rp. 17.500
Set Kebaya Anak M & L
Set Kebaya Anak M & L
Setelan Pakaian Kebaya / Pakaian anak adat Bali  dengan warna pilihan baju merah mudan dan oran..

Ulasan Produk " Busana " Busana Bali

Dalam menggunakan busana (Pakaian) adat Bali para pria maupun wanita di bali diawali dengan menggunakan kamen (Bawahan).

Lipatan kain kamen pria melingkar dari kiri ke kanan karena laki-laki merupakan pemegang dharma. Tinggi kamen pria kira-kira sejengkal dari telapak kaki karena pria sebagai penanggung jawab dharma. pada bagian ujung depan kain dibentuk lipatan kancut (lelancingan) dengan ujung yang lancip dan sebaiknya menyentuh tanah, sebagai symbol penghormatan terhadap Ibu Pertiwi, dan menggenakan "Saput"  kira-kira satu jengkal dari ujung kamen, dilingkarkan pada badan berlawanan arah jarum jam (prasawya). Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan selendang kecil (umpal) yang bermakna kita sudah mengendalikan hal-hal buruk terutama emosi.

Untuk wanita lipatan kain/kamen melingkar dari kanan ke kiri karena sesuai dengan konsep sakti. Wanita sebagai Sakti bertugas menjaga agar si laki-laki tidak melenceng dari ajaran dharma. Tinggi kamen dari pergelangan kaki kira-kira setelapak tangan. Disertai dengan menggunakan selendang/senteng diikat menyerupai simpul hidup di kiri yang berarti sebagai sakti dan mebraya. Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan baju (kebaya) dengan syarat bersih, rapi, dan sopan.